You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rumah Susun Ramah Anak Resmi Diluncurkan di Jakarta Timur
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Rumah Susun Ramah Anak Dicanangkan di Jakarta Timur

Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta dan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur mencanangkan Rumah Susun Ramah Anak (RSRA) di Rusun Pulo Gebang Indah, Cakung, Jakarta Timur

Rumah Susun Pulo Gebang Indah menjadi prototipe

Pencanangan juga merupakan bagian dari kegiatan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Anak (HAKPTA).

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, pencanangan RSRA untuk memastikan terpenuhinya hak anak yang tinggal di rusun. Selain memberikan edukasi pencegahan dan penanganan kekerasan, juga dimanfaatkan untuk memperbanyak fasilitas ramah perempuan dan anak.

1.767 Orang Ikut Kampanye Anti Kekerasan di Jakbar

"Rumah Susun Pulo Gebang Indah menjadi prototipe pembentukan dan pengembangan RSRA. Setiap rusun sudah selayaknya menyediakan fasilitas seperti yang ada di Pulo Gebang," ujar Tuty Kusumawati, dalam keterangan tertulis, Jumat (2/12).

Dikatakan Tuty, fasilitas yang dimiliki RSRA Pulo Gebang terdiri dari fasilitas bermain anak (RPTRA), ketersediaan kelompok PAUD, sarana dan fasilitas kesehatan, Pos Pengaduan Kekerasan, pelayanan Posyandu, kelompok ekonomi perempuan, masjid ramah anah serta fasilitas lainnya yang ramah anak.

Menurutnya, RSRA bukanlah membuat rusun baru, namun bagaimana para pemangku kepentingan di rusun dapat menjalankan dan mengimplementasikan pemenuhan hak anak. Pencanangan RSRA tersebut sebagai wujud peneguh, pengokoh dan tekad Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus mempertahankan kualitas serta mutu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui berbagai program inovasi.

“Pencanangan RSRA sekaligus memastikan terpenuhinya hak anak yang tinggal di rusun,” katanya.

Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Mirdiyanti Heru Budi Hartono menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan rangkaian kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Apalagi rangkaian kampanye tersebut dilaksanakan untuk menyebarluaskan informasi pencegahan dan penanganan kekerasan, penyiapan sarana ramah perempuan serta pembagian kebutuhan spesifik anak.

“Makna kegiatan ini sebagai wujud nyata rasa sayang, cinta dan peduli kita bersama terhadap pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta perlindungan anak seluruh wilayah kota dan kabupaten se-DKI Jakarta," ucapnya.

Ditegaskan Mirdiyanti, TP PKK DKI Jakarta akan membantu menggerakkan kader untuk mendorong dan menyukseskan Program Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan dari perangkat daerah Provinsi DKI Jakarta akan diselaraskan dengan 10 Program Pokok PKK dan implementasinya dikolaborasikan dengan Kelompok Kerja (Pokja) Tim Penggerak PKK.

Dalam kurun waktu 26 November-10 Desember 2022, TP PKK Provinsi DKI Jakarta siap berkolaborasi dengan Dinas PPAPP PDKI Jakarta melaksanakan Roadshow Jakarta Ramah Perempuan dan Peduli Anak.

Dilanjutkannya, sesuai Undang-undang Npmor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), menjelaskan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tindakan pidana sehingga setiap pelaku kekerasan harus dikenakan hukuman setimpal sesuai perbuatannya. Demikian pula korban kekerasan harus dilindungi berdasarkan aturan hukum.

Karena itu, dengan memahami Undang Undang Nomor 12 Tahun 2022 tersebut akan menjadi faktor pendorong bagi seseorang tidak melakukan kekerasan seksual kepada siapapun. Setiap individu akan dilindungi dari tindakan kekerasan dan sebaliknya setiap orang atau pelaku tindak kekerasan akan dijerat hukuman seberat-beratnya.

Rangkaian 16 hari kampanye ini juga menurut Mirdiyanti menjadi momentum peningkatan kualitas dan cakupan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masayarakat. Karena itu, pihaknya meminta TP PKK, Kelompok PKK RW/RT dan Kelompok Dasawisma menjadi pelopor untuk menyampaikan informasi pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada keluarga pada wilayah kerja masing-masing.

"Semoga upaya kita bersama ini mendapatkan ridho dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, untuk mewujudkan Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi di Jakarta mendukung Indonesia Maju," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1160 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1072 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye952 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye901 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye857 personAnita Karyati